Bendera Indonesia Bendera Bangladesh
ANALISIS EKONOMI BILATERAL • 2024–2025

Perdagangan Bilateral
Indonesia – Bangladesh

Sinergi perdagangan energi dan industri manufaktur tekstil Asia Selatan: pasokan batubara andalan pembangkit listrik nasional, minyak sawit pangan, serta bahan baku serat sintetis RMG.

Surplus Dagang Besar Indonesia Peringkat #17 Mitra Ekonomi Utama Menuju Perjanjian Dagang IB-PTA
Surplus
Neraca Dagang Positif RI
82%
Pangsa Batubara & CPO
Energi
PLTU Payra & Matarbari
IB-PTA
Preferensi Tarif Bilateral

Dinamika Hubungan Perdagangan Indonesia – Bangladesh

Perdagangan Indonesia – Bangladesh
Perdagangan Indonesia – Bangladesh tradeindonesia.co.id / 2026

Bangladesh merupakan salah satu pasar nontradisional paling prospektif sekaligus mitra dagang penting bagi Indonesia di kawasan Asia Selatan. Dengan populasi lebih dari 170 juta jiwa dan pertumbuhan ekonomi industri yang pesat—terutama ditopang oleh industri garmen siap pakai (Ready-Made Garments / RMG) terbesar kedua di dunia—kebutuhan Bangladesh akan pasokan energi primer dan bahan baku industri manufaktur meningkat secara eksponensial.

Hubungan perdagangan bilateral mencatat surplus signifikan bagi Indonesia. Indonesia memegang peranan krusial sebagai penjamin ketahanan energi dan pangan Bangladesh melalui pasokan batubara termal kalori menengah untuk mengoperasikan pembangkit listrik tenaga uap strategis (seperti PLTU Payra, Rampal, dan Matarbari) serta Minyak Kelapa Sawit (CPO) dan olein untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Bangladesh. Selain itu, Indonesia menyuplai serat sintetis poliester, bahan kimia pewarna tekstil, serta karton kemasan untuk industri RMG. Sebaliknya, Indonesia mengimpor pakaian jadi rajutan bernilai ekonomis, serat dan karung goni alami (jute) untuk pengemasan komoditas pertanian, serta produk farmasi generik terjangkau.

“Indonesia adalah pilar ketahanan energi dan pangan Bangladesh: batubara nusantara menyalakan pembangkit listrik industri garmen, sementara sawit Indonesia menopang kebutuhan konsumsi jutaan rumah tangga.”

Kedua negara saat ini tengah merampungkan perundingan Indonesia-Bangladesh Preferential Trade Agreement (IB-PTA). Perjanjian ini dirancang untuk menurunkan tarif bea masuk secara timbal balik, membuka peluang ekspor gerbong kereta api buatan PT INKA, serta memperkuat rantai pasok industri tekstil bilateral.

Komoditas Ekspor Unggulan ke Bangladesh

Kinerja ekspor Indonesia ke Bangladesh dipimpin oleh komoditas energi pembangkitan listrik, minyak nabati pangan, dan bahan baku serat tekstil.

HS 2701 • ENERGI KELISTRIKAN

Batubara Termal

Pasokan batubara berskala jutaan ton untuk menyuplai PLTU Payra, Rampal, dan proyek ketenagalistrikan nasional Bangladesh guna mengatasi krisis energi.

HS 1511 • MINYAK NABATI PANGAN

Minyak Sawit (CPO & Olein)

Minyak goreng curah dan RBD palm olein yang menjadi komoditas pokok pangan terjangkau bagi lebih dari 170 juta penduduk Bangladesh.

HS 54/55 • BAHAN BAKU GARMEN

Serat Sintetis & Benang

Serat stapel poliester dan benang filamen buatan pabrik kimia Indonesia untuk memasok bahan baku industri garmen ekspor (RMG) di Dhaka dan Chittagong.

Tabel Komoditas Ekspor Utama Indonesia ke Bangladesh (2024–2025)

Komoditas Kode HS Peran Strategis Posisi Pasar di Bangladesh
Batubara Termal Kalori Sedang HS 2701 Bahan bakar utama PLTU Payra, Rampal, dan Matarbari Pemasok Utama (#1)
Minyak Kelapa Sawit (CPO & Olein) HS 1511 Minyak pangan pokok dan bahan baku industri sabun/oleokimia Kebutuhan Pokok Masif
Serat Poliester & Benang Sintetis HS 54 / 55 Input esensial bagi rantai industri ready-made garments (RMG) Permintaan Terus Tumbuh
Kertas, Karton & Kemasan Box HS 48 Karton kemasan boks untuk pengiriman ekspor busana jadi Pasar Ekspor Kuat
Bahan Kimia & Zat Warna Industri HS 28 / 32 Bahan penunjang proses pewarnaan dan pencelupan kain pabrik tekstil Permintaan Konsisten

Komoditas Impor Krusial dari Bangladesh

Indonesia mengimpor produk serat goni alami ramah lingkungan, pakaian jadi berbiaya efisien, serta obat-obatan generik dari Bangladesh.

HS 5303/6305 • SERAT ALAMI

Serat & Karung Goni (Jute)

Kain dan karung goni alami berkualitas tinggi untuk kemasan komoditas pertanian nusantara seperti biji kopi, tembakau, dan rempah-rempah ekspor.

HS 61/62 • RMG APPAREL

Pakaian Jadi (Garments)

Kaos katun, celana kasual, dan busana santai berbiaya produksi efisien dari klaster garmen Dhaka yang melengkapi segmen ritel domestik.

HS 30 • GENERIK TERJANGKAU

Produk Farmasi Generik

Obat-obatan generik berkualitas dan bahan kimia terapeutik berbiaya kompetitif dari produsen farmasi terakreditasi internasional Bangladesh.

Tabel Komoditas Impor Strategis dari Bangladesh (2024–2025)

Komoditas Kode HS Urgensi bagi Indonesia Sektor
Serat Jute & Karung Goni Alami HS 5303 / 6305 Kemasan ramah lingkungan untuk logistik kopi dan hasil perkebunan Pertanian & Logistik
Pakaian Jadi & Busana Rajutan HS 61 / 62 Pelengkap ragam busana kasual dengan daya saing harga tinggi Ritel Pakaian Jadi
Benang Tekstil Katun Khusus HS 5205 Bahan baku benang pintal untuk pabrik rajut domestik Manufaktur Tekstil
Formulasi Obat-Obatan Generik HS 3004 Obat terapeutik generik berbiaya terjangkau untuk sistem kesehatan Kesehatan & Farmasi

82% Ekspor RI ke Bangladesh Didominasi Batubara & Minyak Sawit

Sekitar 82% dari seluruh nilai ekspor Indonesia ke Bangladesh terdiri dari batubara energi dan produk minyak kelapa sawit. Pasokan batubara Indonesia menjadi fondasi vital yang menjaga keandalan megaproyek pembangkit listrik tenaga uap Bangladesh.

Porsi Batubara Termal & Minyak Sawit dalam Ekspor Indonesia 0%
0% Dominasi Komoditas Energi & Pangan (82%) 100%
82%
Pangsa Batubara & CPO dalam Total Ekspor Indonesia ke Bangladesh
Surplus
Neraca Perdagangan Bilateral Positif Sangat Besar bagi Indonesia
IB-PTA
Perundingan Perjanjian Dagang Preferensial untuk Mengurangi Tarif

Empat Pilar Kerja Sama Strategis Indonesia – Bangladesh

Agenda prioritas untuk mempercepat ratifikasi IB-PTA, memperkuat integrasi rantai pasok serat tekstil, dan memperluas ekspor industri strategis BUMN.

01

Percepatan Ratifikasi Perjanjian IB-PTA

Mendorong penuntasan perundingan Indonesia-Bangladesh Preferential Trade Agreement guna menghapuskan tarif bea masuk bagi minyak sawit, produk kertas, dan gerbong kereta api buatan Indonesia.

02

Jaminan Pasokan Energi Batubara Jangka Panjang

Memformalkan kontrak pasokan batubara jangka panjang antar-pemerintah (G-to-G) dan B2B untuk mengamankan operasional PLTU Payra dan Matarbari di Bangladesh.

03

Sinergi Rantai Pasok Bahan Baku Tekstil & Garmen

Menghubungkan produsen serat poliester dan benang filamen Indonesia secara langsung dengan konveksi RMG Bangladesh guna membentuk aliansi tekstil Asia yang kuat.

04

Ekspansi Ekspor Kereta Api & Infrastruktur BUMN (INKA)

Melanjutkan kesuksesan pengiriman gerbong kereta api penumpang buatan PT INKA ke Bangladesh Railway dan memperluas proyek rekayasa infrastruktur transportasi.

Lihat Semua Mitra

Garap Peluang Pasar Bangladesh Bersama TradeIndonesia

Dapatkan konsultasi pemanfaatan skema IB-PTA, fasilitasi kontrak pasokan batubara & agroindustri, serta pencocokan bisnis dengan importir terkemuka di Dhaka dan Chittagong.

Konsultasi Ahli Perdagangan
Sumber Data & Referensi Analitis • Dokumen Resmi Perdagangan Bilateral 2024–2025

SUMBER REFERENSI UTAMA

[1]
Badan Pusat Statistik (BPS) RI (2025). Statistik Ekspor-Impor Menurut Negara Tujuan: Bangladesh 2024–2025. BPS-Statistics Indonesia.
[2]
Kementerian Perdagangan RI (2024). Laporan Perkembangan Perundingan Indonesia-Bangladesh Preferential Trade Agreement (IB-PTA). Jakarta.
[3]
Export Promotion Bureau (EPB) Bangladesh (2024). Annual Export-Import Performance and RMG Commodity Report. Dhaka.
[4]
Bangladesh Power Development Board (BPDB) (2024). Coal-Fired Power Plant Fuel Supply and Generation Statistics. Dhaka.