Bendera Indonesia Bendera Australia
ANALISIS EKONOMI BILATERAL • 2024–2025

Perdagangan Bilateral
Indonesia – Australia

Sinergi ekonomi komprehensif dua tetangga Pasifik: kemitraan ketahanan pangan gandum dan ternak sapi, pertukaran energi strategis, serta integrasi tarif bebas bea IA-CEPA.

Perjanjian Komprehensif IA-CEPA Peringkat #11 Mitra Ekonomi Utama 99% Pos Tarif Bebas Bea Masuk
99%
Tarif 0% IA-CEPA
#1
Pemasok Gandum & Sapi
Energi
BBM Olahan & Kokas
Lithium
Sinergi Baterai EV

Dinamika Hubungan Perdagangan Indonesia – Australia

Perdagangan Indonesia – Australia
Perdagangan Indonesia – Australia tradeindonesia.co.id / 2026

Australia, sebagai negara tetangga terdekat di belahan selatan dengan ekonomi maju dan kekayaan sumber daya alam melimpah, merupakan mitra komplementer yang sangat penting bagi Indonesia. Hubungan dagang bilateral kedua negara diperkuat oleh implementasi Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA) yang mulai berlaku penuh sejak 2020 serta kerangka kerja sama regional RCEP. Perjanjian ini mentransformasi hubungan perdagangan tradisional menjadi kemitraan strategis yang mendalam di sektor pangan, energi, industri manufaktur, dan investasi dua arah.

Karakteristik utama perdagangan bilateral adalah komplementaritas ekonomi yang saling mengisi. Indonesia menjadi pilar ketahanan energi dan konsumen manufaktur Australia melalui ekspor produk minyak bumi olahan, kayu furnitur bernilai seni tinggi, alas kaki, serta mesin dan peralatan kelistrikan. Sebaliknya, Indonesia sangat bergantung pada keunggulan komparatif sektor pertanian dan pertambangan Australia, terutama pasokan gandum sebagai bahan baku mie dan roti, daging sapi segar dan bakalan hidup, serta batubara kokas untuk menyuplai industri peleburan baja (smelter) nasional.

“IA-CEPA telah menciptakan koridor ekonomi saling melengkapi: ketahanan pangan Indonesia bertumpu pada agrokomoditas Australia, sementara industri hijau masa depan mempertemukan cadangan nikel Indonesia dan lithium Australia.”

Menatap masa depan, sinergi transisi energi bersih menjadi peluang emas bilateral. Inisiatif kolaborasi antara nikel Indonesia dan lithium Australia untuk memasok sel baterai kendaraan listrik (EV) global berpotensi menempatkan poros Jakarta-Canberra sebagai pusat ekosistem mobilitas hijau di kawasan Indo-Pasifik.

Komoditas Ekspor Unggulan ke Australia

Portofolio ekspor Indonesia ke Australia mencakup bahan bakar olahan bernilai tambah, produk manufaktur kayu berdesain estetis, serta barang konsumen padat karya.

HS 2710 • ENERGI OLAHAN

Produk Minyak Bumi Olahan

Bahan bakar minyak dan produk turunan petrokimia olahan dari kilang nasional yang diekspor untuk memenuhi kebutuhan konsumsi energi dan transportasi Australia.

HS 44/94 • DESAIN & FURNITUR

Produk Kayu & Furnitur

Furnitur kayu jati, rotan ramah lingkungan, dan produk panel kayu bersertifikat SVLK yang sangat diminati oleh sektor properti dan hunian modern di Australia.

HS 64/61 • MANUFAKTUR

Alas Kaki & Tekstil

Sepatu kasual, busana olahraga, dan tekstil jadi berstandar internasional yang menikmati fasilitas pembebasan bea masuk 0% di bawah skema IA-CEPA.

Tabel Komoditas Ekspor Utama Indonesia ke Australia (2024–2025)

Komoditas Kode HS Peran Strategis Keunggulan Pasar
Minyak Bumi Olahan & Petrokimia HS 2710 Bahan bakar cair dan produk petrokimia industri Penyumbang Devisa Utama
Furnitur Kayu & Produk Kayu HS 44 / 94 Perlengkapan interior rumah tangga dan properti komersial Sertifikasi SVLK Diakui
Alas Kaki Olahraga & Kulit HS 64 Pasokan ritel alas kaki kualitas ekspor berdaya saing tinggi Bebas Tarif 0%
Mesin & Peralatan Listrik HS 85 Peralatan elektronik rumah tangga dan kabel industri Pertumbuhan Konsisten

Komoditas Impor Krusial dari Australia

Australia merupakan pemasok vital bagi ketahanan pangan karbohidrat dan protein hewani serta bahan baku metalurgi industri berat Indonesia.

HS 1001 • PANGAN POKOK

Gandum (Wheat Grain)

Pemasok utama gandum giling bermutu tinggi untuk industri tepung terigu nasional, menopang produksi mie instan, roti, dan biskuit rakyat Indonesia.

HS 0201/0102 • PROTEIN HEWANI

Daging Sapi & Sapi Bakalan

Pasokan daging sapi beku berkualitas dan sapi bakalan hidup untuk digemukkan di peternakan feedlot nasional guna menstabilkan harga daging saat hari raya.

HS 2701 • METALURGI

Batubara Kokas (Coking Coal)

Bahan bakar kokas bermutu tinggi yang sangat dibutuhkan oleh pabrik peleburan besi baja dan smelter hilirisasi logam industri Indonesia.

Tabel Komoditas Impor Strategis dari Australia (2024–2025)

Komoditas Kode HS Urgensi bagi Indonesia Sektor Pengguna
Gandum Keras & Gandum Gandum HS 1001 Sumber utama gandum impor untuk industri tepung terigu nasional Ketahanan Pangan & FMCG
Daging Sapi & Sapi Bakalan Hidup HS 0201 / 0102 Pasokan protein daging merah dan feedlot penggemukan domestik Peternakan & Pangan
Batubara Kokas Metalurgi HS 2701.12 Bahan reduktor esensial untuk tanur tiup dan smelter baja Industri Logam & Smelter
Besi, Baja & Logam Paduan HS 72 Produk baja khusus untuk konstruksi teknik berat Konstruksi & Manufaktur

99% Pos Tarif Bebas Bea Masuk di Bawah IA-CEPA

Perjanjian IA-CEPA membebaskan bea masuk hingga 99% dari seluruh pos tarif produk Indonesia yang masuk ke Australia. Ini membuka jalan tol bagi komoditas furnitur, alas kaki, serta kemitraan strategis baterai masa depan.

Tingkat Eliminasi Bea Masuk Ekspor Indonesia ke Australia 0%
0% Hampir Seluruh Pos Tarif Bebas Bea (99%) 100%
99%
Pos Tarif Ekspor Bebas Bea Masuk Masuk ke Australia
#1
Pemasok Impor Gandum & Daging Sapi ke Pasar Indonesia
EV Pact
Inisiatif Kolaborasi Nikel Indonesia & Lithium Australia

Empat Pilar Kemitraan Strategis Indonesia – Australia

Prioritas masa depan untuk memaksimalkan manfaat IA-CEPA, memperkuat ketahanan pangan, dan membangun rantai pasok energi bersih regional.

01

Sinergi Rantai Pasok Baterai & Kendaraan Listrik

Memadukan sumber daya nikel olahan berstandar ESG tinggi Indonesia dengan cadangan lithium dan teknologi pemrosesan Australia guna membentuk aliansi rantai pasok baterai EV Indo-Pasifik yang tangguh.

02

Penguatan Koridor Ketahanan Pangan & Agribisnis

Memperluas kemitraan investasi pembibitan ternak sapi di Indonesia dan jaminan kontrak jangka panjang gandum berkualitas guna mengamankan stabilitas harga pangan nasional.

03

Hilirisasi Manufaktur & Ekspor Furnitur Bersertifikat

Memanfaatkan fasilitas bea masuk 0% IA-CEPA untuk melipatgandakan ekspor furnitur kayu jati, panel arsitektur SVLK, serta tekstil busana ramah lingkungan ke pasar komersial Australia.

04

Kolaborasi Pendidikan Vokasi & Pertukaran Tenaga Ahli

Mengimplementasikan skema pertukaran profesional IA-CEPA untuk peningkatan keterampilan tenaga kerja manufaktur dan perhotelan Indonesia dengan standar kualifikasi Australia.

Lihat Semua Mitra

Manfaatkan Peluang Bebas Tarif IA-CEPA ke Australia Bersama TradeIndonesia

Dapatkan fasilitas pemenuhan Surat Keterangan Asal (SKA) IA-CEPA 0%, riset pasar komparatif furnitur dan agribisnis, serta jaringan importir terpercaya di Sydney dan Melbourne.

Konsultasi Ahli Perdagangan
Sumber Data & Referensi Analitis • Dokumen Resmi Perdagangan Bilateral 2024–2025

SUMBER REFERENSI UTAMA

[1]
Badan Pusat Statistik (BPS) RI (2025). Statistik Perdagangan Luar Negeri Ekspor-Impor: Australia 2024–2025. BPS-Statistics Indonesia.
[2]
Kementerian Perdagangan RI (2024). Evaluasi Pemanfaatan Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Australia (IA-CEPA). Direktorat Perundingan Bilateral.
[3]
Department of Foreign Affairs and Trade (DFAT) Australia (2025). Trade and Investment at a Glance: Indonesia Bilateral Economic Data. Canberra.
[4]
Australian Bureau of Agricultural and Resource Economics and Sciences (ABARES) (2024). Agricultural Commodity Trade with Southeast Asia.